Hadooh,, lagi boring bangedh,..nie, sama pacar. Atau malah lagi sebal bangedh gara-gara berantem mulu' sama dia?
Cobain dech,, "resep-resep" di bawah ini, siapa tahu bisa bikin kita falling lagi...
1. Mumpung lage ujan nee.. Ambil payung qta dan ajak dia bwat jalan brduaan di bawah gerimis..
[jgan lupa minum vitamin C dulu,iaa,,]
2. Beli bahan-bahan makanan dan masak semua i2 bareng-bareng. Jangan lupa pasang musik romantis selama kalian masak.
3. Naik ke atas atap rumah. Kalo' susah, minimal ke loteng, dech.. Dan tungguin sunset berdua.. Pazti romantiz abiz..
4. Jadi photografer pacar. Minta pacar berpose atau kalau dia pemalu, potret dia saat lage melakukan sesuatu. Truz cetak foto yg bagus, taruh di frame lalu kasih ke pacar.
5. Pas lage di tengah-tengah orang banyak, bisikin kalo' qta sayang dia.
6. Kirim SMS sayang-sayaogan setiap setengah jam sekali selama sehari penuh. Tpi jgan tiap hari iaa. . . . Selaen bosen, boros jga tuwh..
7. Balikin barang dia yg slama ne qta pinjem. Truz selipin message romantis di dalamnya.
8. Pas lage bulan purnama, jalan bareng dia di pinggir pantai. Tpi kalo' pantainya jauh, ya di taman deket rumah, boleh juga.
9. Kirim bunga ke rumah dia setiap hari selama seminggu penuh.
10. Duduk diam sambil ngeliatin dia.
11. Kalo kamu pEDe, dateng ke rumahnya, truz nyanyiin lagu favoritnya.
12. Naek sepeda berdua hari Minggu pagi. Jalanan sepi, udara masih sejuk.
13. Ngomong sesuatu yg manis ke dia dalam bahasa lain. [pastiin cara ngucapinnya benar, ya...]
14. Teleponan sampai kalian berdua ketiduran.
15. Pergi berdua dg dress code yg sama. Biar keliatan kompakan gito..
Selamat mencoba y gals!
Senin, 08 Juni 2009
Sabtu, 06 Juni 2009
Puisi lama..
Pertama kali ditulis tanggal 8 maret 2008..
"Tegaskan Sejuta Rasa"
Indah angan ku merangkai makna
Menyampaikan sebait kata
Menegaskan sejuta rasa
Melambaikan senyum dalam balut cinta
Adakah kini ku dihatinya?
Akankah dia sadar aku dalam dilemma?
Lalu, apa aku salah dg mencinta?
Menyandarkan hatiku ke dalam hatinya
Menciptaka kenangan dg tawa dan canda
Meluapkan kesedihan saat brsama
Aku memang tak pandai jika harus berucap
Tak punya nyali untuk berujar
Di depanmu, mulut ini terdiam kelu
Seakan keringat membanjiri wajahku
Namun, aku berusaha menjajari langkahmu
Tertawa dalam canda tawamu
Terkesan melihat goresan tanganmu
Hingga suatu saat, aku akan bertanya
Akankah semua ini bukan sekedar mimpi yg sia-sia..
Comment:
Ada yg masih ingat ma puisi ku yg satu ini gak? Hehe..
Mungkin sebagian orang gak ngerti kenapa aku bertanya seperti itu, karena mereka juga gak tau cerita dibalik puisi ini.
Tapi aq yakin, seseorang diluar sana, yang tak pernah membaca blog ini, bahkan untuk sekedar mengintip isi blog ini, pasti ingat dg puisi diatas. Sekalipun hanya selembar dari memori ingatannya.
Karena di puisi ini, untuk pertama kalinya aku mengungkapkan perasaanku padanya.
Waktu itu, aku menuliskannya di halaman belakang buku sketsanya. Walaupun sekarang aku gak tau dimana arsip yg asli berada..
Hmm, ini memang cerita lama yg terlalu pahit untuk di ingat" lagi, dan mungkin hanya sebagian orang yg tahu tentang cerita itu.
Selebihnya, puisi ini kupersembahkan untuk kalian yg sedang jatuh cinta pada seseorang, tapi tak pernah berani untuk mengungkapkannya..
Thanks for All..
"Tegaskan Sejuta Rasa"
Indah angan ku merangkai makna
Menyampaikan sebait kata
Menegaskan sejuta rasa
Melambaikan senyum dalam balut cinta
Adakah kini ku dihatinya?
Akankah dia sadar aku dalam dilemma?
Lalu, apa aku salah dg mencinta?
Menyandarkan hatiku ke dalam hatinya
Menciptaka kenangan dg tawa dan canda
Meluapkan kesedihan saat brsama
Aku memang tak pandai jika harus berucap
Tak punya nyali untuk berujar
Di depanmu, mulut ini terdiam kelu
Seakan keringat membanjiri wajahku
Namun, aku berusaha menjajari langkahmu
Tertawa dalam canda tawamu
Terkesan melihat goresan tanganmu
Hingga suatu saat, aku akan bertanya
Akankah semua ini bukan sekedar mimpi yg sia-sia..
Comment:
Ada yg masih ingat ma puisi ku yg satu ini gak? Hehe..
Mungkin sebagian orang gak ngerti kenapa aku bertanya seperti itu, karena mereka juga gak tau cerita dibalik puisi ini.
Tapi aq yakin, seseorang diluar sana, yang tak pernah membaca blog ini, bahkan untuk sekedar mengintip isi blog ini, pasti ingat dg puisi diatas. Sekalipun hanya selembar dari memori ingatannya.
Karena di puisi ini, untuk pertama kalinya aku mengungkapkan perasaanku padanya.
Waktu itu, aku menuliskannya di halaman belakang buku sketsanya. Walaupun sekarang aku gak tau dimana arsip yg asli berada..
Hmm, ini memang cerita lama yg terlalu pahit untuk di ingat" lagi, dan mungkin hanya sebagian orang yg tahu tentang cerita itu.
Selebihnya, puisi ini kupersembahkan untuk kalian yg sedang jatuh cinta pada seseorang, tapi tak pernah berani untuk mengungkapkannya..
Thanks for All..
Langganan:
Komentar (Atom)
