Pertama kali ditulis tanggal 8 maret 2008..
"Tegaskan Sejuta Rasa"
Indah angan ku merangkai makna
Menyampaikan sebait kata
Menegaskan sejuta rasa
Melambaikan senyum dalam balut cinta
Adakah kini ku dihatinya?
Akankah dia sadar aku dalam dilemma?
Lalu, apa aku salah dg mencinta?
Menyandarkan hatiku ke dalam hatinya
Menciptaka kenangan dg tawa dan canda
Meluapkan kesedihan saat brsama
Aku memang tak pandai jika harus berucap
Tak punya nyali untuk berujar
Di depanmu, mulut ini terdiam kelu
Seakan keringat membanjiri wajahku
Namun, aku berusaha menjajari langkahmu
Tertawa dalam canda tawamu
Terkesan melihat goresan tanganmu
Hingga suatu saat, aku akan bertanya
Akankah semua ini bukan sekedar mimpi yg sia-sia..
Comment:
Ada yg masih ingat ma puisi ku yg satu ini gak? Hehe..
Mungkin sebagian orang gak ngerti kenapa aku bertanya seperti itu, karena mereka juga gak tau cerita dibalik puisi ini.
Tapi aq yakin, seseorang diluar sana, yang tak pernah membaca blog ini, bahkan untuk sekedar mengintip isi blog ini, pasti ingat dg puisi diatas. Sekalipun hanya selembar dari memori ingatannya.
Karena di puisi ini, untuk pertama kalinya aku mengungkapkan perasaanku padanya.
Waktu itu, aku menuliskannya di halaman belakang buku sketsanya. Walaupun sekarang aku gak tau dimana arsip yg asli berada..
Hmm, ini memang cerita lama yg terlalu pahit untuk di ingat" lagi, dan mungkin hanya sebagian orang yg tahu tentang cerita itu.
Selebihnya, puisi ini kupersembahkan untuk kalian yg sedang jatuh cinta pada seseorang, tapi tak pernah berani untuk mengungkapkannya..
Thanks for All..
Sabtu, 06 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar